https://goo.gl/maps/5uVNtQ15Fm2efLwy6
08xxxxxxx
ukmipri@um.ac.id

ARTIKEL WORKSHOP AUDIO PRODUCTION 1 (2020)

ARTIKEL WORKSHOP AUDIO PRODUCTION 1 (2020)

ARTIKEL WORKSHOP AUDIO PRODUCTION 1

(Divisi Music Director TARA Radio 2020)

 

Weekend bukan halangan bagi crew TARA Radio untuk berkarya. Pada hari Sabtu tanggal 7 Maret 2020 dilakukan Workshop Audio Production 1 yang bertempat di UKM IPRI Universitas Negeri Malang. Workshop Audio Production 1 ini diikuti oleh anggota UKM IPRI khususnya anggota divisi music director dan announcer TARA RADIO. Workshop Audio Production 1 dilakukan dengan harapan menghasilkan produksi audio berupa highlight, jingle, iklan layanan masyarakat, dan lain sebagainya.

Workshop Audio Production 1 diisi oleh materi dari Kak Fathia dari Simfoni FM UIN Maliki Malang. Dalam workshop ini, peserta membawa laptop, speaker, dan earphone masing-masing untuk memproduksi audio. Sebelum itu, Kak Fathia mengenalkan materi tentang produksi Audio.

Team yang membuat konten dan mengelola keseluruhan proses produksi radio dan rekaman disebut Production Officer. Production Officer sebagai pembuat media yang bersifat audio, seperti :

  1. Jingle yaitu nyanyian, contoh : Jingle indomie. Biasanya jingle diputar di awal program
  2. ID’s (ID station) yaitu identitas radio yang berisi Tagline radio + backsound
  3. Spot yaitu Ucapan hari besar/ acara dan iklan event
  4. Iklan berupa Iklan layanan masyarakat yang bersifat
    • Edukasi
    • Bermanfaat bagi pendengar
  5. Promo program yaitu audio untuk membranding program, yang berisi
  • Program
  • Time
  • Nama radio
  1. Sweeper yaitu audio pengingat ajang / program. Contoh : “Kamu lagi dengerin taratips”

Iklan adalah siaran informasi yang bersifat komersial dan layanan masyarakat tentang tersedianya jasa, barang, dan gagasan yang dapat dimanfaatkan oleh khalayak dengan atau tanpa imbalan kepada lembaga penyiaran yang bersangkutan

Kelebihan iklan :

  • Biaya rendah
  • Jangkauan wilayah
  • Efektif dalam aktivitas
  • Pendengar yang spesifik

Kelemahan iklan :

  • Tanpa demo
  • Sekali dengar
  • Terbagi oleh stasiun radio yang ada
  • Kontrol penyiaran iklan à radio komunitas tidak dapat memutar iklan produk

Iklan à Ad-lib : iklan baca ; Spot : iklan berupa audio

Cara Produksi :

  • Mengubah materi menjadi naskah (Script writing)
  • Mengajukan masalah
  • Proses take voice (recording)
  • Mengajukan kembali pada pemasang iklan
  • Siap tayang sesuai kontrak

Kebutuhan :

  • Instrument music
  • Computer
  • Microphone (khusus)
  • Speaker
  • Audio Interface : mixer, soundcard (lebih simple dari mixer tetapi kelemahannya suaranya lebih asli)
  • Speaker

Tahapan :

  • Arranging dan composing à persiapan script, VO, dll
  • Recording à sesuai kriteria
  • Editing
  • Mixing
  • Mastering

Kesalahan Umum :

  • Posisi microphone yang salah dan posisi duduk kurang tegak
  • Kurang komunikasi
  • Kurang memahami proses produksi
  • Speaker kurang memadai
  • Berharap keajaiban studio à solusi: harus kedap suara
  • Music dan instrument buruk à solusi :harus sesuai ketika mixing music dan suara

Setelah mendapat penjelasan materi dari Kak Fathia, tim produksi audio langsung mempraktikannya dengan membuat ID’s TARA RADIO. Pada saat pembuatan audio, tim produksi mengeluarkan segala kreativitas dalam mixing audio dan  jika ada kesulitan langsung didampingi oleh Kak Fathia. Setelah itu, audio yang sudah diproduksi dikumpulkan pada tim music director untuk disusun bersama playlist lagu TARA RADIO.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com