Materi Debat Ganjil 2017

Hari/tanggal : Kamis 24 Agustus 2017 Pertemuan #1
Pemateri : Eka Nur ‘Valiant’
Peserta (jml) : 7 orang
Materi : Sharing Debat

• Ada 2 jenis : 1. Solutif
2. Informatif
• Identifikasi masalah dari topik mosi debat
• Setelah penjabaran harus kasih
• First speaker (pembicara pertama) : 1. Identifikasi masalah
2. Mekanisme (langkah, solusi, gambaran)
*mekanisme perlu logis atau flexible
3. Tujuan
• Second speaker (pemnicara kedua) : 1. Argumen dari sudut pandang lain
*poin logis juga penting → misalnya membawakan dasar-dasar (undang-undang) perlu duhubungkan dengan logisnya
*dasar argumen yang bagus : a. Lengkap ( AREL)
b. Signifikan
c. Eksklusif
Lengkap → AREL – ASSERTION : -apakah yang ingin dijelaskan di argumen ini?
-poin atau judul argumen ini apa?
-juri paham argumen yang dibawakan itu apa?
-Ide pokok argumen
-juri tahu arah argumen kemana?
– REASONING : -penjelasan inti kita
-alasan kita menjabarkan mosi
– EXAMPLE : -contoh-contoh penjelas
-bisa dicompare dengan peraturan negara lain / wilayah lain
– – LINKBACK→KESIMPULAN
-jika ASSERTION sudah jelas, sudah mencakup kesimpulan
.) Signifikan → -seberapa berpengaruh mekanisme yang kita baru yang kita buat
-dengan solusi baru masalah lebih cepat terselesaikan
.) Ekslusif → -meyakinkan solusi kita ini eksklusif→hanya bisa dilakukan pada kita, dan tidak bisa diraih oleh tim lawan
-meyakinkan bahwa ada poin plus di tim kita tidak terdapat di tim lawan
“Program Nusantara Sehat Harus Dihapuskan”
PRO
-membutuhkan banyak biaya
-implementasi tidak sesuai target
-bantuan pemerintah di sektor lain sudah ada misalnya BLT
Tidak semua hal adalah tanggung jawab pemerintah / tidak memanjakan masyarakat

KONTRA
-masalah dana tidak cukup lagi
-tidak signifikan, kalau dihapuskan harus bersolusi apa? Kita bisa memberi solusi lain berupa apa?
-pihak kontra membandingkan jika pendidikan kesehatan diperbaiki

Clashes (banyak diperdebatkan / dibicarakan di debat) : 1) Justifikasi & 2) Efektivitas
Hari/tanggal : Kamis, 7 September 2017 Pertemuan #2
Pemateri : Maya Maulida
Peserta : 4
Materi : Porsi Pembicara dalam Debat

1. Pembicara 1 → membangun pemikiran awal
– Bckground kenapa mosi ini muncul
– Timeline
– Statusquo → relasi dengan keadaan saat ini
– Limitasi dan deifinisi
2. Pembicara 2 → teoritis
Membandingkan / compare
3. Pembicara 3 → didukung dengan data
Reply speaker → akan bagus ketika kita mengunggul-unggulkan lawan namun lalu kita menjelaskan kalau yang sudah kita jelaskan lebih unggul dari tim lawan.
*kenapa argumen lawan itu A/B/C *PENTING!
*manfaatkan waktu case building dengan maksimal


Hari/tanggal : Kamis, 14 September 2017 Pertemuan #3
Pemateri : Dannis Subiakto, Spd
Peserta : 5
Materi : Analisis Masalah dari Berbagai Sudut Pandang

.) Analisis Kesimpulan : yang akan dimasukkan hanya materi poin penting. Banyak baca berita/pengetahuan
.) Analisis Performance : confidence
poin interesting
poin lebih ketika tim lawan tidak siap
*model score = no rebattle (ngga kepikiran)

Mosi : Dewan ini melarang jasa transportasi online di Indonesia
PRO
-gunakan 5W + 1H
-lihat dari aspek hukum, pendidikan, kesehatan, keamanan, dll
-gunakan logika dan tidak melulu materi/data

.) membawa statusquo yang lebih detail tidak melebar / pandangan luas
.) out of comfort zone

-referensi dari video
-belajar dan memperhatikan dari depan cermin

Hari/tanggal : Selasa, 19 September 2017 Pertemuan #4
Pemateri : Dannis Subiakto, S.pd
Peserta : 8
Materi : Membangun perspektif dan cara mengelaborasi level komunikasi dan aplikasi pada perdebatan

Gagasan yang memiliki 2 sudut pandang (antara setuju dan tidak) disebut mosi
*ketika menghadapi mosi yang dirasa tidak jelas maka pikirkan variabel utama, pokok pembicaraan,topiknya
Ex : startuo bisnis harus mengikuti jejak market leader
*pada rebattle muncul ketika masih ada pernyataan yang masih nggantung
*bagaimana mengelaborasi agar dalam debat bica mencapai level komunikasi WISE
-confidence diutamakan
-utamanya/otaknya dipembicara pertama
*method & menner bisa dimaksimalkan meski dirasa matter itu kurang


Hari/tanggal : Kamis, 12 Oktober 2017 Pertemuan #5
Pemateri : Dannis Subiakto, S.pd
Peserta : 29
Materi : Perkenalan tentang debat dan penjelasan sistem lomba

Dalam debat terkandung emosi, kritisan
Ujung debat → pengakuan siapa sebenarnya yang perlu diikuti & pengakuan mana yang lebih baik

.> Sistem debat
1. Asian Parlementary @pembicara 7 menit
2. Australia Parlementary @pembicara 5 menit
3. British Parlementary 8orang

.> Penilaian
1. Matter
2. Manner
3. Method

Gaya berdebat itu diplomatis → cara berbicara berhati-hati dalam mengutarakan pendapat
– Perbendaharaan kata-kata yang perlu diperkaya
– Analogi
.> Pertanyaan-pertanyaan
– Kita bisa mendebat dengan logika datar ketika didebat dengan lawan yang membawa dasar undang-undang

Hari/tanggal : Kamis, 19 Oktober 2017 Pertemuan #6
Pemateri : Dannis Subiakto, S.pd
Peserta : 23
Materi : AREL dan level komunikasi

“siswa lebih suka belajar menggunkan elektronik dibandingkan media cetak”
(-) Septi : elektronik→ tv, media, radio, hp, siswa tidak tepat dalam penggunaannya
→ memunculkan konten tidak baik
(+) Bilqis : – siswa adalah generasi Z ( hidup dalam perkembangan teknologi)
– Menganggap media cetak sudah ketinggalan
– Keunggulan media elektronik
(+) Diana : – siswa suka audio & visual sehingga lebih menyenangkan dan mudah menyeluruh
– Perlu kontrol orang tua
(-) Faisal : – banyak memberikan dampak negatif
– berdasarkan pengalaman pribadi tidak semua media elektronik menyediakan kebutuhan siswa

AREL
1) ASSERTION : Pernyataan yang tegas – LB
– Dasar komitmen
– Point (makna LB yang kita sampaikan)
2) REASONING : – Pertimbangan
– Alasan
3) EXAMPLE→EVIDENCE : bukti atau fakta
4) LINKBACK : Kebalikan argumen

AREL membantu pembicara menyampaikan argumennya agar lebih tertata, tidak kemana-mana
.) sistematika berbicara→menuliskan poin-poin dalam kertas debatnya
.) cara agar dalam berbicara tidak mudah ditebak 1) perbendaharaan kata diperkaya 2) gaya diplomasi
.) Asumtif – Subjektif→melihat tidak dari banyak sisi hal ini perlu dijauhi
.) debat menjadikan kita orang yang lebih bertanggung jawab dengan omongan kita
Mosi : “ siswa lebih suka belajar dengan media elektronik daripada media cetak”

PRO
1. Mobilitas alat elektronik tinggi
2. Tidak melulu semua ada di buku
3. Menyisipkan poin positif elektronik lebih banyak daripada negatif buku
4. Instan, praktis, mudah di dapat
KONTRA
1. Hilangnya toleransi hak cipta
2. Tidak membiasakan untuk membca buku
3. Pertimbangan antara yang konvensional dan yang ada di outlet
4. Hak – cipta penjelasan detail untuk mendukung


Hari/tanggal : Kamis, 26 Oktober 2017 Pertemuan #7
Pemateri : Dannis Subiakto, S.pd
Peserta : 12
Materi : “Istri yang berpenghasiln lebih tinggi dari suami akan mengakibatkan konflik dalam rumah tangga”

PRO
1. Rumah tangga adalah keluarga yang terdiri dari ibu, ayah, dan anak
2. Masyarakat menjadi memandang rendah peran suami
3. Penelitian bahwa laki-laki menjadikan kesuksesan istri sebagai kegagalan suami
4. Ego yang menimbulkan konflik
5. Survey world valve & univ Corell New York
6. Sifat perempuan ketergantungan dengan kodrat istri
KONTRA
1. Dari Inggris – perempuan 40% banyak yang berpenghasilan tinggi
2. Penyebabnya – ego ( terutama suami )
3. Kekerasan seksual
4. Masalah ekonomi
5. Wanita karir – mencapai impian adalah hak semua orang
EVALUASI VERBAL
• Solusi
Tidak menginginkan istri tidak terlalu sibuk, maka perlu kerja sama antara suamu istri
• Poin
-Tidak akan terjadi konflik
-Menyeimbangkan perekonomian keluarga
-Menunjang biaya pendidikan/ rumah tangga tinggi

Hari/tanggal : Kamis, 2 November 2017 Pertemuan #8
Pemateri : Hikmah Hifdziyah
Peserta : 7
Materi : “Dewan ini percaya bahwa menganggur lebih baik daripada mengemis”

PRO
• Menganggur  dijelaskan pengertian pengangguran dan macam-macam pengangguran
• Mengemis sudah jelas dilarang dalam undang – undang
• Data : seketika jumlah pengemis meningkat pada saat idul fitri dan hari-hari besar

KONTRA
• Disebutkan faktor – faktor orang mengemis
• Pengangguran akan menciptakan sifat seseorang menjadi pemalas
• Pengangguran dalam pandangan masyarakat adalah mereka yang berharga diri rendah selain itu dianggap mereka adalah sampah masyarakat
• Mengemis masih dapat dianggap mereka berusaha dibandingkan mereka yang hanya menganggur
• Mengemis merupakan hal yang dilarang bahkan bisa mendapatkan sanksi di apabila tertangkap di kota-kota besar seperti Jakarta

Evaluasi Verbal
• Manner  meyakinkan juri jadi perlu menghadap juri
• Poin –poin yang masih tekstual dari google perlu lebih banyak dilatih
• Modifikasi kata-kata sehingga lebih meyakinkan dan diplomatis
• Pro  mengemis adalah usaha yang berpenghasilan illegal
**hal ini bisa jadi senjata teori penyampaiannya
• Kontra  bawa fakta – fakta sebagai senjata
• Membawa analogi dan quote akan sangat membantu
• Penentu kalah dan menang
1. Matter Manner Method
2. Poin- poin yang menarik perhatian juri
3. Hal yang paing berbeda perlu dicari untuk dijadikan urgensi
Hari/tanggal : Jumat, 3 November 2017 Pertemuan #9
Pemateri : Dannis Subiakto, S.Pd
Peserta : 7 orang
Materi : “Dewan ini percaya profesi guru tidak lebih baik daripada pegawai dalam menjaga keseimbangan negara”

PRO
• Menjabarkan profesi guru dan profesi pegawai dalam hal ini itu apa saja
• Memberikan limitasi bisa dari pengertian
• Profesi guru hanya melaksanakan keseimbangan, tidak ikut menjaga keseimbangan Negara
KONTRA
• Guru adalah pengajar yang mana memberikan ilmu dan panutan bagi peserta didik yang nantinya berpengaruh bagi kelangsungan dan kehidupan bernegara
• Guru perlu professional dalam hal ini maksudnya adalah bertanggung jawab

Hari/tanggal : Kamis, 9 November2017 Pertemuan #10
Pemateri : Reika ‘Valiant’
Peserta : 11 orang
Materi : “Dewan ini percaya bahwa pemerintah harus mendukung pilihan bunuh diri”
PRO
• Menjelaskan background
• Urgensi
• Pendirian (penjelasan tujuan yang mau dicapai) – stands
• Mengkarakterisasi pilihan untuk mati sebagai hak asasi
• Justifikasi -> dari pemerintah perlu menghargai pilihan suicide (bunuh diri)
• Dampak (impact) : – pemerintah tidak bisa melerang freedom of choice
– jika dilarang bunuh diri, maka hidupnya akan percuma saja, tidak
memiliki dampak pada orang lain atau sekitarnya
KONTRA – menambah rebattle
PRO
– Argumen = kemungkinan yang bisa terjadi
– Pertentangan : pilihan ini didukung sebagai intisarinya
– NB: perhatikan detail-detail kecil
Replay Speaker : menyampaikan poin poin kemenangan

Mosi 2
“DIPB Prostitusi Harus Dilegalkan”
Prostitusi : pertukaran hubungan seksual dengan uang / hadiah sebagai suatu transaksi perdagangan
• Tuntutan ketidakadilan hidup
• Pelegalan terkontrol
• Untuk mengontrol seks bebas
• Pengontrolan penyebaran penyakit sex menular
• Lebih wise karena semua kembali ke masyarakat

Share Button